BII COLLECTION dari Jabodetabek 02150351914 / +622150351914

Jenis Panggilan: Perusahaan penagih hutang
Nama Penelepon: BII COLLECTION
Penilaian: 1
Perkiraan: sangat tidak terpercaya, jangan diangkat, simak komentar!

Rincian untuk nomor telepon

Kota: Jabodetabek - Indonesia
Nomor Telepon: 021-50351914
Internasional:
Nomor telepon +622150351914 dari Jabodetabek tercatat Perusahaan penagih hutang 1 kali.

Pemilik dan Alamat: Rincian
Semua informasi diberikan tanpa jaminan!

Perkiraan lokasi penelepon

Klik peta untuk memperbesar

Siapa yang menelepon dengan 02150351914?


  1. 0

    human melaporkan BII COLLECTION dengan nomor ‎02150351914 sebagai Perusahaan penagih hutang

    12/01/15 10:42

    setiap hari menelepon untuk menagih pembayaran kartu kredit dimana sudah disampaikan bahwa pembayaran kartu kredit saya terlambat namun tetap ditelepon terus 1 hari bisa 5x

    sepertinya harus dilaporkan dengan pihak OJK yang dimana bank BII sebagai lembaga keuangan terdaftar harus mempunyai etika dalam penagihan

Peringkat baru ke 02150351914



Saya ingin diberitahu jika ada info baru mengenai nomor ini.

 
Haruskah saya memberi penilaian?
Kamu ditelepon nomor ini dan ingin informasi lebih lanjut tentang si penelepon? maka jawabannya Ya!
penggunaan kami. Jika Anda adalah pemilik nomor atau jika Anda memiliki informasi tambahan tentang perusahaan, silakan gunakan daftar perusahaan khusus untuk detail lebih lanjut.
Nomor telepon yang paling sering dicari dengan awalan 021 (Jabodetabek)
Kemungkinan cara penulisan untuk nomor ini 02150351914
‎(021)50351914
‎021-50351914
‎00622150351914
‎(006221)50351914
‎006221/50351914
‎006221-50351914
‎+622150351914
‎+62 21 50351914
‎+6221/50351914
‎+6221-50351914
Sudah dibaca

Kami menggunakan cookies untuk memudahkanmu dalam menggunakan tellows, membuat fungsi-fungsi khusus yang kamu butuhkan, dan menganalisa aksesmu ke situs kami. Selain itu kami juga memberikan informasi dari cara kamu menggunakan situs kami ke partner sosial media dan periklanan untuk analisa lebih lanjut. Informasi lebih lanjut